You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Angin Kencang Robohkan Empat Pohon di Jaksel
photo Wuri Setyaningsih - Beritajakarta.id

Empat Pohon Tumbang di Jaksel Dievakuasi

Angin kencang di wilayah Jakarta Selatan menyebabkan empat pohon di tiga titik tumbang. Petugas gabungan dari Suku Dinas Kehutanan serta penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) dikerahkan untuk mengevakuasi pohon-pohon yang tumbang.

Kami mengerahkan satu tim Satpel Kehutanan kecamatan di setiap titiknya

Kepala Suku Dinas Kehutanan Jakarta Selatan, Yuswardi mengatakan, pohon tumbang berada di Jalan Minangkabau, Kelurahan Pasar Manggis, Setiabudi. Di lokasi ini sebuah pohon angsana dengan diameter 30 sentimeter tumbang dan menutup sebagian jalan.

Lalu di Jalan Buncit Raya, Kalibata, ada dua pohon angsana berdiameter 30 dan 40 sentimeter juga tumbang. Dan terakhir satu pohon yang berada di dalam area SDN 03 Tebet Barat, tumbang.

Pohon Tumbang di Ceger Berhasil Dievakuasi

"Kami mengerahkan satu tim Satpel Kehutanan kecamatan di setiap titiknya, dengan sembilan personel per timnya. Kita langsung evakuasi agar tidak menganggu lalu lintas," katanya, Kamis (22/11).

Sementara itu Kasi Kehutanan Sudin Kehutanan Jakarta Selatan, Bambang Muhirdan menambahkan, pohon tumbang tersebut dipotong menggunakan gergaji mesin.

“Hingga sore ini satgas Kecamatan masih terus melakukan penangan terhadap pohon yang tumbang," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2207 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1164 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye1083 personAnita Karyati
  4. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1080 personNurito
  5. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1042 personFakhrizal Fakhri